Tumbuh Kembang Anak

Oleh : Cecilia Helmina, M.Psi., Psikolog

Jika kita berbicara mengenai anak sudah pasti tidak bisa terlepas dari kata Tumbuh Kembang anak. Tumbuh kembang anak merupakan hal yang menarik perhatian dalam kehidupan seorang anak. Kenapa demikian ? Karena pertumbuhan anak yang optimal menjadi dambaan bagi setiap ibu. Tidak hanya bagi ibu, bahkan guru di tempat anaknya bersekolah pun akan mengikuti pertumbuhan setiap muridnya. Tapi perlu digaris bawahi bahwa setiap pertumbuhan anak memiliki ke khas-annya masing-masing.

Tumbuh kembang berasal dari  2 Kata, yaitu Pertumbuhan dan Perkembangan. Pertumbuhan memiliki arti hal dalam keadaan tumbuh misalnya : perubahan ukuran, jumlah, pada individu yang dapat diukur dengan ukuran tertentu seperti : berat, panjang, dan umur. Sedangkan perkembangan memiliki arti bertambahnya kemampuan ke arah yang lebih kompleks, yang dapat diramalkan sbg hasil dari proses pematangan, misalnya : emosi, intelektual, dan sosial sebagai hasil interaksi dengan lingkungan terdekatnya. Bila dirangkum dengan kata yang lebih singkat dapat dikatakan pertumbuhan berkaitan dengan aspek fisik, dan perkembangan berkaitan dgn pematangan fungsi organ individu.

Pertumbuhan khususnya secara fisik dapat dengan mudah kita lihat pada seorang anak, yaitu dengan mengukur  peningkatan berat badan sejak bayi hingga usia anak-anak. Begitu juga dengan tinggi badan yang dapat terlihat  sejak bayi lahir sampai dengan usia anak-anak yang akan terus meningkat. Sedangkan perkembangan  anak juga tidak kalah penting untuk diperhatikan dari seorang anak, kenapa? Karena perkembangan anak pada saat ini dapat berpengaruh pada perkembangan anak tahap selanjutnya.

Perkembangan anak pada masa balita merupakan perkembangan yang sangat penting dalam rentang kehidupan seorang anak. Benarkah demikian? Ya, karena perkembangan pada masa balita yang meliputi perkembangan bahasa, sosial-emosi, kognitif dan motorik yang berjalan sangat cepat, menjadi dasar bagi tahapan perkembangan selanjutnya. Bila diibaratkan, perkembangan balita seperti aliran sungai yang terus mengalir, dan orangtua tidak memperhatikan maka dapat dipastikan anak sudah melewati tahapan perkembangan tertentu, yang tidak mungkin untuk diulang kembali karena perkembangan anak akan terus berjalan cepat berlanjut ke tahapan berikutnya. Oleh karena itu dibutuhkan perhatian dari orangtua, khususnya ibu pada anak usia balita.

Jika ada perkembangan anak yang tidak sesuai dengan tahapan perkembangan anak seusianya maka lebih baik orangtua segera membawa anak kepada ahli, yaitu : dokter anak dan psikolog anak agar dapat dilakukan pemeriksaan dan pencegahan atau peng- optimalan untuk menyempurnakan kemampuan yang dimiliki anak, dengan memberikan saran stimulasi yang tepat, pada area perkembangan yang memerlukan rangsangan sehingga potensi yang dimiliki anak dapat disempurnakan. Biasanya, perkembangan seorang anak juga dipengaruhi oleh pola interaksi anak dengan orangtua dan lingkungan keluarganya. Perkembangan yang dimiliki anak akan optimal jika seorang anak diberikan kesempatan  untuk melatih kemampuannya sesuai dengan kebutuhan anak pada tahap perkembangannya. Latihan atau stimulus yang diberikan kepada anak di rumah sangat menunjang tumbuh kembang seorang anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *