Hi Pioneers, adakah yang sedang mempersiapkan pernikahanmu saat ini? Sebelum melangkah ke pernikahan, sangat penting bagi pasangan untuk membicarakan berbagai hal mendasar agar hubungan memiliki fondasi yang kuat dan lebih siap memasuki jenjang pernikahan. Beberapa topik penting yang sebaiknya dibahas antara lain:
Diskusi tentang hal-hal mendasar ini akan membantu pasangan lebih siap menghadapi dinamika pernikahan, termasuk salah satu isu yang paling sering muncul: ekspektasi keluarga besar. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan pasangan dalam menghadapinya:
Selain isu keluarga, diskusi juga berfungsi untuk mengenali potensi konflik yang mungkin muncul dari dalam hubungan itu sendiri. Berikut beberapa cara untuk melakukannya:
Meskipun sudah melakukan cara-cara ini, ingatlah bahwa tidak semua konflik bisa diantisipasi. Akan ada banyak hal yang berada di luar ekspektasi kita. Akan ada banyak hal-hal yang tidak berada di luar dari ekspektasi kita. Maka, sangatlah penting untuk pasangan konsisten mengutamakan terbentuknya ruang yang aman untuk komunikasi terbuka dalam setiap tantangan dan konflik.
Selain antisipasi isu atau konflik dalam hubungan, diskusi dengan pasangan sebelum memasuki pernikahan juga sangat penting untuk mengetahui “peta jalan” Pioneers sebagai pasangan. “Peta jalan” yang dimaksud adalah gambaran visi dan misi hubungan yang ingin dijalani, serta tujuan yang ingin dicapai dalam hubungan pernikahan. Untuk mencapai hal ini, beberapa hal yang bisa dilakukan bersama:
Tentunya proses diskusi, pemahaman diri, penyelarasan, dan kompromi ini tidaklah mudah. Maka, konseling premarital dengan asesmen yang menyeluruh berperan untuk membantu setiap pasangan yang ingin memperkuat fondasi ini sebelum memasuki jenjang pernikahan. Salah satu asesmen yang menyeluruh disebut Prepare/Enrich.
Asesmen seperti Prepare/Enrich dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai diri sendiri, dinamika hubungan, serta pengaruh latar belakang keluarga terhadap relasi yang dijalani. Hasil asesmen ini menjadi dasar bagi pasangan untuk memahami perbedaan dan persamaan yang dimiliki, mengenali kekuatan hubungan, sekaligus melihat area yang masih bisa dikembangkan sebagai upaya mengantisipasi konflik dalam pernikahan. Melalui proses ini, Pioneers dapat lebih mengenali pasangan dan kualitas hubungan yang dijalani, sekaligus memiliki arah yang lebih jelas dalam membangun kehidupan bersama.
Pada akhirnya, kesiapan pernikahan bukan hanya tentang siap merayakan hari bahagia dengan berbagai acara, tetapi juga tentang kesiapan membangun kehidupan bersama. Dengan saling mengenal lebih dalam, berdialog tentang hal-hal mendasar, menentukan tujuan, serta memanfaatkan asesmen yang tepat, pasangan dapat melangkah ke jenjang pernikahan dengan fondasi yang lebih kokoh.